DOA NABI MUHAMMAD YANG SHAHIH PADA PERNIKAHAN SAYYIDAH FATHIMAH DENGAN ALI BIN ABI THALIB

POSTED BY: IAN KHAN
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pada kesempatan kali ini penulis akan menjelaskan tentang do'a  bagi pengantin yang shahih  dan yang tidak shahih yang selama ini kita (Madzhab Sunni) menjumpai bahkan menggunakannya tatkala membuat surat pernikahan. Ya, terkadang kita tidak sadar dan tidak terlintas sedikitpun di benak kita , bahwa doa yang selama ini kita jumpai tersebut apakah derajatnya shahih atau tidak  shahih (dloif). Ini  masalah yang kelihatannya sepele, tapi jika kita cermati lebih dalam maka akan menjadi penting sekali, karena sebagaimana kita ketahui, pernikahan merupakan momentum syakral bagi tiap-tiap pasangan dalam seumur hidup. Dan doa bagi pengantin itulah  yang menjadi faktor utama kebahagiaan bagi keduanya. Doa adalah inti dari  suatu ibadah. Maka jika doa tersebut doa  yang maurud (diriwayatkan dari Nabi), haruslah memiliki derajat hadits yang shahih/hasan. Berikut kami  sebutkan doa-doa maurud  yang biasa digunakan dalam pernikahan (entah itu tertera dalam surat undangan ataupun lainnya) berserta derajat haditsnya:
1.      (بارك الله لك وبارك عليك وجمع بينكما في خير(صحيح
artinta: "semoga Allah memberkatimu, memberkati atasmu dan mengumpulkan kalian berdua dalamm kebaikan" (shohih, riwayat para penyusun kitab sunan, kecuali an-Nasa'i dan lihat shahih At-Tirmidzi juz:1, hal: 316)
2. Doa ini adalah yang sering penulis temui di surat-surat undangan pernikahan pedahal kedudukan do'a maurud tersebut perlu dipertanyakan keshahihannya. ini adalah doa yang penulis maksud:
“Smg Allah SWT menghimpun yg terserak dari keduanya, memberkahi mereka berdua, meningkatkan kualitas keturunan mereka, menjadikannya pembuka pintu2 rahmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat”.
Mengapa saya katakan seperti itu? karena doa tersebut tidak pernah tercantum sama sekali dalam kitab-kitab hadits ulama Ahlussunnah Wal Jamaah. ya, Doa tersebut hanya dijumpai dalam kitab-kitab hadits aliran syiah. seperti Bihaar al-Anwaar karya Al-Majlisi 100/274, Khosho-ish Amiirul Mu’miniin no.115, DLL.
Demikian apa yang bisa penulis sampaikan, semoga bermanfaat.

BIOGRAFI SINGKAT AL-HABIB ZAIN BIN IBRAHIM BIN SMITH MADINAH

Al-Habib Zain Bin Ibrahim Bin Smith
Posted By: Ian Khan
Jangan lupa meninggalkan jejak setelah membaca.
Assalamu alaikum wa rahmatullahi  wa barakatuh
Pada kesempatan kali ini admin akan menuliskan biografi singkat salah seorang habib dan ulama tersohor di Madinah al-Munawwaroh. Beliau adalah al-Habib Zain bin Ibrahim bin Smith. Habib Zain lahir di ibukota Jakarta pada 1357/1936. Ayahnya, Habib Ibrahim adalah ulama besar di bumi Betawi kala itu. Selain keluarga, lingkungan tempat di mana mereka tinggal pun boleh dikatakan sangat religius.
Guru-gurunya ialah Habib Muhammad bin Salim bin Hafiz, Habib Umar bin Alwi al-Kaf, al-Allamah al-Sheikh Mahfuz bin Salim, Sheikh Salim Said Bukayyir Bagistan, Habib Salim bin Alwi al-Khird, Habib Ja’far bin Ahmad al-Aydrus, Habib Muhammad al-Haddar (mertuanya) dan lain-lain. Selanjutnya, pada usia empat belas tahun (1950), ayahnya memberangkatkan habib Zain ke Hadramaut, tepatnya kota Tarim. Di bumi awliya’ itu Habib Zain tinggal di rumah ayahnya yang telah lama ditinggalkan.
Menyadari mahalnya waktu untuk disia-siakan, Habib Zain berguru kepada sejumlah ulama setempat, berpindah dari madrasah satu ke madrasah lainnya, hingga pada akhirnya mengkhususkan belajar di Ribath Tarim. Di pesantren ini nampaknya Habib Zain merasa cocok dengan keinginannya. Di sana ia memperdalam ilmu agama, antara lain mengaji kitab ringkasan ( mukhtashar ) dalam bidang fikih kepada Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz. Dibawah asuhan Habib Muhammad pula, Habib  Zain berhasil menghapalkan kitab fikih buah karya Imam Ibn Ruslan, “Zubad”, dan “Al-Irsyad” karya Asy-Syarraf Ibn al-Muqri. Tak cukup di situ, Habib Zain belajar kitab “Al-Minhaj” yang disusun oleh Habib Muhammad sendiri, menghapal bait-bait (nazham) “Hadiyyah as-Shadiq” karya Habib Abdullah bin Husain bin Thahir dan lainnya.
Dalam rihlah ilmiahnya, di Tarim beliau sempat berguru kepada sejumlah ulama besar. Seperti Habib Umar bin Alwi al-Kaf, Syekh Salim Sa’id Bukhayyir Bagitsan, Habib Salim bin Alwi al-Khird, Syekh Fadhl bin Muhammad Bafadhl, Habib Abdurrahman bin Hamid as-Sirri, Habib Ja’far bin Ahmad al-Aydrus, Habib Ibrahim bin Umar bin Agil dan Habib Abu Bakar al-Atthas bin Abdullah Al-Habsyi. Selain menimba ilmu, di sana Habib Zain banyak mendatangi majlis para ulama demi mendapat ijazah, semisal Habib Muhammad bin Hadi as-Seggaf, Habib Ahmad bin Musa al-Habsyi, Habib Alwi bin Abbas al-Maliki al-Makki, Habib Umar bin Ahmad bin Sumaith, Habib Ahmad Masyhur bin Thaha al-Haddad, Habib Abdul Qadir bin Ahmad as-Seggaf dan Habib Muhammad bin Ahmad as-Syatiri. Demikianlah. Melihat begitu banyaknya ulama yang didatangi, dapat di simpulkan, betapa besar semangat Habib Zain dalam rangka merengkuh ilmu pengetahuan agama, apalagi melihat lama waktu beliau tinggal di sana, yaitu kurang lebih delapan tahun.
Di rasa ilmu yang didapatkan cukup, salah seorang gurunya bernama Habib Muhammad bin Salim bin Hafidz menyarankannya pindah ke kota Baidhah, salah satu wilayah pelosok bagian negeri Yaman, utuk mengajar di ribath di sana sekaligus berdakwah. Ini dilakukan menyusul permohonan mufti Baidhah, Habib Muhammad bin Abdullah al-Haddar. Dalam perjalanan ke sana, Habib Zain singgah dulu di kediaman seorang teman dekatnya di wilayah Aden, Habib Salim bin Abdullah as-Syatiri, yang saat itu menjadi khatib dan imam di daerah Khaur Maksar. Di sana Habib Zain tinggal beberapa saat.
Selanjutnya, Habib Zain melanjutkan perjalanannya. Maka dapat ditebak, sesampai di Baidhah, Habib Zain pun mendapat sambutan hangat dari sang tuan rumah, Habib Muhammad al-Haddar. Di sanalah untuk pertama kali ia mengamalkan ilmunya lewat mengajar.
Habib Zain menetap lebih dari 20 tahun di Rubath Baidha’ menjadi khadam ilmu kepada para penuntutnya. Beliau juga menjadi mufti dalam Mazhab Syafi’e. Setelah itu beliau berpindah ke negeri Hijaz.
Selama 12 tahun Habib Zain telah bersama-sama dengan Habib Salim al-Syatiri menguruskan Rubath di Madinah. Setelah itu Habib Salim telah berpindah ke Tarim, Hadhramaut untuk menguruskan Rubath Tarim.
Habib Zain di Madinah diterima ramai. Keterampilan dan wibawanya terserlah. Muridnya banyak dan terus bertambah. Dalam kesibukan mengajar dan usianya yang juga semakin meningkat, keinginan untuk terus menuntut ilmu tidak pernah pudar.
Beliau mendalami ilmu Usul daripada Sheikh Zaydan al-Syanqiti al-Maliki. Habib Zain terus menyibukkan diri menuntut dengan Al-Allamah Ahmaddu bin Muhammad Hamid al-Hasani al-Syanqiti dalam ilmu bahasa dan Usuluddin.
Habib Zain seorang yang tinggi kurus. Lidahnya basah, tidak henti berzikrullah. Beliau sentiasa menghidupkan malamnya. Di waktu pagi Habib Zain keluar bersolat Subuh di Masjid Nabawi. Beliau beriktikaf di Masjid Nabawi sehingga matahari terbit, setelah itu beliau menuju ke Rubath untuk mengajar. Majlis Rauhah setelah asar sehingga maghrib.

KAPAN JATUHNYA LAILATUL QADAR?


Kang Ian Khan Assalamu alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, pada kesempatan pagi hari ini, penulis dan pembaca masih diberi kesempatan untuk belajar bersama seputar lailatul qodar. Disini penulis akan menjelaskan sedikit dari apa yang telah penulis baca dari literatur kitab klasik pesantren, mulai dari apa itu lailatul qodar dan kapankah datangnya malam tersebut? dan apakah hal tersebut bisa dijadikan pedoman di setiap bulan ramadhan?
Langsung saja, simak penjelasan-penjelasan dibawah ini ;
A.   PENGERTIAN LAILATUL QODAR
Dalam Al-Qur'an surat al-qadar, Allah SWT. telah berfirman:

اناانزلناه في ليلة القدر(1) وما ادرك ما ليلة القدر(2) ليلة القدر خير من الف شهر (3) تنزل الملائكة والروح فيها باءذن ربهم من كل امر (4) سلام هي حتى مطلع الفجر(5





Dari keterangan surat al-qadar diatas, sangat jelas apakah itu lailatul qodar dan keutamaannya. Dalam kitab Hasyiyah ala fath al-muin jus 2, hal 256 ditegaskan tentang makna dari lailatul qodar yaitu suatu malam dimana Allah Menentukan/mentakdirkan segala urusan yang Ia kehendaki ditahun depan, seperti urusan mati, ajal, rejeki dan lain-lain. Dan Allah serahkan urusan-urusan tersebut kepada malaikat2 yang ditugaskan untuk melaksanakannya, yakni malaikat jibril, Mikail, Israfil dan Izrail. 
B.  KAPAN LAILATUL QODAR TIBA?
Dalam sebuah hadits sahih disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW. memperbanyak tahajjud (shalat malam) pada sepuluh hari terakhir (dari bulan ramadhan) yang tidak pernah Beliau melakukannya pada selain sepuluh hari tersebut. Dan masih banyak hadis-hadis lain yang menjelaskan hal tersebut. Pada salah satu dari kesepuluh malam terakhir tersebut, di situlah lailatul qodar tiba. Menurut Ulama Ahlussunnah, yang paling diharapkan dari sepuluh malam tersebut adalah  malam yang ganjil(malam 21, 23, 25, 27 dan 29). Sedang menurut imam syafi'i yang paling diharapkan dari malam-malam ganjil tersebut adalah malam 21 dan 23. Sedang Imam Yahya Zakaria an-Nawawi dan beberapa ashabus syafi'i menyatakan bahwa lailatul qodar selalu berpindah-pindah dari beberapa malam ganjil tersebut pada tiap tahunnya. 
beberapa ulama shufi dan Zahid membuat pijakan dalam menentukan lailatul qodar setiap tahun, dengan memakai pedoman hari dimana bulan ramadhan dimulai/hari pertama bulan ramadhan. Dalam kitabnya, hasyiyah alal Mahally, Imama Syihabuddin al-Qalyubi membuat bait-bait nadhom yang menjelaskan hal tersebut, beliau berkata:
ياسائلي عن ليلة القدر التي     في عشررمضان الاخيرحلت
فاءنــها في مفردات العشـر    تعــرف من يوم ابتداء الشهــر
فبالاحد والاربعاء التاسعــه     وجـمعــة مع الثـلاثا السابعــة
وان بـداالـخميس فاالخامـسة      فاءن بــــدا بالسـبت فالثالثــة
وان بدا الاثـنـين فـهي الحادي     هـذاعــن الصوفـية الزهــاد

# wahai orang yang bertanya kepadaku mengenai lailatul qodar, yang jatuh pada sepuluh malam terakhir bulan ramadhan
# sesungguhnya Lailatul qodar berada pada malam ganjil dari sepuluh malam tersebut, yang bisa diketahui dari hari permulaan bulan ramadhan
# maka jika ramadhan dimulai hari ahad dan rabu, berarti lailatul qodar jatuh pada malam dua puluh sembilan, dan jika dimulai hari jumat dan selasa, berarti lailatul qodar jatuh pada malam dua puluh tujuh
# dan jika dimulai hari kamis, berarti lailatul qodar jatuh pada malam dua puluh lima dan jika dimulai hari sabtu, berarti lailatul qodar jatuh pada malam dua puluh tiga
# dan jika dimulai hari senin, berarti lailatul qadar jatuh pada malam dua puluh satu, penjelasan ini dinukil dari para ulama shufi nan zuhud.

Demikian apa yang dapat admin sampaikan semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca, agar senantiasa memanfaatkan moment ramadhannya dengan ibadah-ibadah sunnah dan amalan-amalan lainnya. Terlebih pada malam-malam yang telah pembaca simak tadi. Dan semoga puasa kita diterima disisi-Nya. amiiin.


   Wassalamu alaikum Wr, Wb.

DOA IMAM SYAFI'I

Pada kesempatan kali ini admin akan bagikan postingan doa indah dari imam syafi'i r.a yang diabadikan oleh para murid beliau. Doa tersebut admin nukil dari kitab Ianatuth thalibin jus 1, hal 16. Selamat menyimak. 

بسم الله الرحمن الرحيم.  اللهم امنن علينا بصفاء المعرفة، وهب لنا تصحيح المعاملة فيما بيننا وبينك عى السنة،  وارزقنا صدق التوكل عليك وحسن الظن بك،  وامنن علينا بكل ما يقربنا اليك مقرونا بعوافى الدارين برحمتك ياارحم الراحمين 

(Bismillahirrahmanirrahim. Allahummamnun alaina bi shifa'i ma'rifah, wa hal lana tashhihal muamalah fima bainana wabainika alassunnah, warzuqna shidqot tawakkul alaika wa husnadz dzonni bika, wamnun alaina bikulli ma yuqorribuna ilaika maqrunan bi awafid daroini birohmatika ya arhamar rohimiin.)
Artinya : "ya Allah anugerahkanlah kami kemurnian ma'rifah dan berikanlah kepada kami kebenaran bermuamalah pada perkara yang ada diantara kami dan engkau berdasarkan sunnah Nabi-Mu, dan limpahkanlah pada kami kesungguhan bertawakkal dan husnudhon kepadamu, dan anugerahkanlah pada kami segala amal perbuatan yang bisa menjadi lantaran bagi kami mendekatkan diri pada Mu, besertaan ampunan-ampunan Mu di dunia dan akhirat dengan rahmat Mu wahai Dzat yang Maha pengasih."
Semoga sedikit postingan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca yang budiman, amiin.... 

LIRIK DAN TERJEMAHAN ILAIKA (SYAIR TERAKHIR IMAM SYAFI'I)



Berikut adalah Lirik dan arti ilaika (syair menyentuh hati yang terakhir 
Dilantunkan oleh imam syafi'i r.a)
Oleh: Kang Ian.
(إلـيــك)
KepadaMu
إلـيــك إلـــه الـخـلـق أرفــــع رغـبـتــي
 kepadaMu Tuhan sekalian makhluk, ku persembahkan rintihan harapanku

وإن كـنـتُ يــا ذا الـمــن والـجــود مـجـرمـا
Sekalipun aku seorang yang berdosa, wahai yang Maha Pemberi dan Maha Pemurah

ولـمــا قـســا قـلـبـي وضـاقــت مـذاهـبــي
Bilamana keras hatiku & terasa sempit perjalananku

جـعـلـت الـرجــا مـنــي لـعـفـوك سـلـمــا
Kujadikan harapanku sebagai jalan untuk mengharapkan keampunanMu

فـمـا زلــتَ ذا عـفـو عــن الـذنـب لــم تـزل
Engkau selalu memberi ampunan bagi dosaku yg tak henti-hentinya ku lakukan

تــجــود و تـعــفــو مــنـــة وتـكــرمــا
kau berikan karunia-Mu & ampunanMu sebagai anugerah dan kemuliaan 

ألــســت الــــذي ربيتني وهـديـتـنــي
Bukankah Engkau yang memelihara serta memberi petunjuk kepadaku

ولا زلــــت مـنـانــا عــلـــيّ ومـنـعـمــا
Dan selalu memberikan anugerah dan nikmat kepada ku

عـسـى علام الإحـســان يـغـفـر زلـتــي
Semoga Dzat yang menguasai kebaikan mengampunkan kesalahanku

ويـسـتــر أوزاري ومــــا قــــد تـقــدمــا
Dan menutup dosa-dosaku serta setiap perkara yang telah lalu

فــإن تـعـف عـنــي تـعــف عـــن مـتـمـرد
Sekiranya Engkau ampunkan aku, Engkau ampunkan orang yang durhaka 

ظــلــوم غــشــوم لا يــزايـــل مـأتــمــا
kezaliman, penganiayaan yang tak akan terhapus di hari berhimpun kesedihan

و إن تنـتـقـم مــنــي فـلـســت بــآيــس
Namun jika Engkau membalas siksa terhadapku, aku tidak akan berputus asa

ولـــو أدخـلــوا نـفـسـي بـجــرم جـهـنـمـا
Sekalipun dosa-dosaku itu akan memasukkan diriku ke dalam neraka

فصيـحـا إذا مــا كــان فـــي ذكـــر ربـــه
Dia adalah seorang yang fasih ketika menyebut & mengingati Rabbnya

وفيما سواه في الورى كان أعجما
Dan bilamana dia bersama selain tuhannya di dunia ini dia membisu

يـقــول: حبـيـبـي أنـــت سـؤلــي وبغـيـتـي
Dia (Rasulullah SAW) berkata: Kekasihku, Engkaulah tempatku meminta & berharap

كـفــى بـــك للـراجـيـن ســـؤلا ومـغـنـمـا
Cukuplah Engkau bagi yang berharap sebagai tempat bergantung & memohon

أصـــــون ودادي أن يـدنــســه الـــهـــوى
Ku pelihara kasihku yang dicemari nafsu

وأحــفــظ عــهــد الــحـــب أن يـتـثـلـمـا
Dan ku jaga janji kasih yang telah tercalar

فـفـي يقظـتـي شــوقا وفــي غـفـوتـي مـنــى
Di saat ku teraga, aku rindu & di saat ku terlelap, aku berharap

تــلاحــق خــطــوي نــشــوة وتـرنــمــا
Mengiringi langkahku dengan penuh semangat & berulang-ulang

فـجـرمـي عـظـيـم مـــن قـديــم وحــــادث
Sesungguhnya dosaku adalah besar sejak dulu & kini

وعـفــوك يـأتــي الـعـبـد أعـلــى وأجـسـمـا

Namun (ku tahu) keampunanmu yang mendatangi hamba adalah lebih besar (agung) & lebih mulia 

SELUK BELUK KATA AHLAN WA SAHLAN (اهلا وسهلا)

SELUK BELUK KATA AHLAN WA SAHLAN 

Posted by IAN KHAN Assalamu'aliakum Wr. Wb.

Kali ini admin akan berbagi  Kaweruh bagi temen-temen yang ingin mengetahui seluk-beluk kata Ahlan Wa Sahlan (اهلا وسهلا) semoga sedikit penjelasan ini bisa membantu para pembaca yang budiman. okey langsung saja ke TKP. seperti yang temen2 ketahui kata ahlan wa sahlan biasa diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia dengan arti "selamat datang". ya
, kata tersebut biasa dipakai untuk menyambut seorang tamu. tapi pernahkah terlintas di benak temen2 mengenai  hal-ihwal kata  tersebut bila ditinjau dengan mata ilmu nahwu atau ilmu luighot???.
jika anda seorang yang mengkaji ilmu tersebut di pesantren (dalam hal ini kaum santri) mestinya akan terlintas pikiran mengenai pertanyaan tersebut. jika anda bukan seorang yang belajar  di pesantren, admin tidak menafikan hal tersebut, justru admin acungi jempol karena mungkin masih banyak kalangan santri yang belum memikirkan hal tersebut. buktinya anda masih setia membaca tulisan admin. terlepas dari pentingnya pembahasan kali ini, admin akan langsung saja mencantumkan penjelasan kata tersebut berdasarkan apa yang admin nukil dari beberapa kitab nahwu dan i'rab.
- kata اهلا وسهلا adalah dua kata tarhib (kata yang digunakan untuk menyambut seseorang). secara arti lafadnya kata اهلا dalam bahasa indonesia berarti  keluarga. sedangkan kata سهلا berarti mudah. Ditinjau dari kaca mata ilmu nahwu dua kata tersebut memiliki kedudukan sebagai maf'ul bih (objek dari kata kerja). yang mana kedudukan kata seperti itu menuntut suatu kata untuk dinasabkan (nasab adalah salah satu dari tiga i'rab kalimat isim). Yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah di manakah kata kerjanya? kata kerja yang menasabkan dua kata tersebut dikira-kirakan.jika diperlihatkan lengkapnya adalah اصبت اهلا ووطءت سهلا .kata اصبت (ashobta) yang artinya engkau mengenai dan kata وطءت (watho'ta) berarti engkau memasuki. Kesimpulannya kata ashobta ahlan wa watho'ta sahlan berarti; ucapan ketika seseorang mempersilahkan orang lain memasuki rumahnya dan harapan  agar ia memperoleh kemudahan. Dan arti selamat datang dipakai untuk mempermudah pemahaman dua kata tersebut.
Demikian apa yang bisa admin tuliskan. semoga sedikit ilmu ini bisa memberi manfaat kepada pembaca yang dimuliakan Allah. Amiin.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb

TERJEMAHAN DAN LIRIK BULLEYA

Ini dia lagu yang paling hits 2016 versi akang. Yup lagu dari kang Arijit Singh heheh. Langsung saja cekibroot....

TERJEMAHAN BULLEYA





Song: Bulleya
From movie: Ae Dil Hai Mushkil
Language:  indonesian
Year: 2016
Music: Pritam
Lyrics: Amitabh Bhattacharya
Label: Sony Music
Singers: Amit Mishra, Shilpa Rao
Translator ; indah permata 


Meri Rooh Ka Parinda Phadphadaaye
Burung dalam jiwaku mengepakkan sayapnya (terbang).


Lekin Sukoon Ka Jazeera Mil Na Paaye
Tetapi ia tak mampu menemukan pulau kedamaian


Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
Apa yang harus ku lakukan


Ek Baar Ko Tajalli Toh Dikha De
beri aku pandangan sekilas akan Dirimu


Jhoothi Sahi Magar Tasalli Toh Dila De
beri aku harapan meski hanya sebuah kepalsuan


Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
apa yang harus aku lakukan


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh Bulleya sahabat Raanjha (pecinta)! Dengarkan panggilanku oh Bulleya


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera…
Kau satu-satunya sahabatku oh Bulleya. kau pemanduku


Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya
O bulleya ! takdirmu melampai batas


Parwardigaar Bulleya, Haafiz Tera, Murshid Mera…
TUHAN penjaminmu Oh Bulleya..Dia pemanduku


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh Bulleya sahabat Raanjha (pecinta)! Dengarkan panggilanku oh Bulleya


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera…
Kau satu-satunya sahabatku oh Bulleya. kau pemanduku


Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya
O bulleya ! takdirmu melampai batas


Main Kabul Se Mitti Titli Ki Tarah Muhajir Hoon
Aku seorang pelarian, layaknya seekor kupu-kupu dari Kabul.


Ek Pal Ko Thehroon Pal Mein Ud Jaaun
Aku berhenti sejenak untuk selanjutnya terbang melayang


Ve Main Taan Hoon Pagdandi, Labdi Ae Jo Raah Jannat Di
Aku layaknya jalan setapak. yang mencari jalan menuju Surga


Tu Mude Jahaan Main Saath Mud Jaaun
Kemanapun Kau berjalan, aku akan berjalan ke arah yang sama


Tere Karwaan Mein Shaamil Hona Chaahoon
Aku ingin menjadi bagian dari perjalananMu


Kamiyaan Taraash Ke Main Kaabil Hona Chaahoon
Menghapuskan ketidaksempurnaanku/kekuranganku, aku ingin menjadi orang yang lebih baik.


Ve Ki Karaan, Ve Ki Karaan
Apa yang harus aku lakukan


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh Bulleya sahabat Raanjha (pecinta)! Dengarkan panggilanku oh Bulleya


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera…
Kau satu-satunya sahabatku oh Bulleya. kau pemanduku


Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya
O bulleya ! takdirmu melampai batas.


Raanjhana Ve… Raanjhana Ve…
O Raanjha! O Raanjha!


Jis Din Se Aashna Se Do Ajnabi Hue Hain
Semenjak kita menjadi asing satu sama lain, dari dua insan yang penuh cinta.


Tanhaaiyon Ke Lamhe Sab Multavi Hue Hain
Kesepian telah menyusup ke dalam kehidupan kita.


Kyun Aaj Main Mohabbat Phir Ek Baar Karna Chaahoon… Haan…
Entah mengapa diriku ingin jatuh cinta lagi sekarang


Yeh Dil Toh Dhoondta Hai Inkaar Ke Bahane
Hatiku mencari alasan untuk menolaknya


Lekin Yeh Jism Koi Paabandiyan Na Maane
Namun tubuhku ini tidak mengindahkan adanya larangan.


Mil Ke Tujhe Bagaawat Khud Se Hi Yaar Karna Chaahoon…
Aku ingin merangkulmu dan memberontak dari diriku sendiri.


Mujh Mein Agan Hai Baaki Aazmale
Masih ada api yang menyala dalam diriku,  cobalah.


Le Kar Rahi Hoon Khud Ko Main Tere Hawaale
Aku menyerahkan diriku padaMu.


Ve Raanjhana, Ve Raanjhana
O Raanjha! O Raanjha!


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh Bulleya sahabat Raanjha (pecinta)! Dengarkan panggilanku oh Bulleya


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera…
Kau satu-satunya sahabatku oh Bulleya. kau pemanduku


Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya
O bulleya ! takdirmu melampai batas


Parwardigaar Bulleya, Haafiz Tera, Murshid Mera…
TUHAN penjaminmu Oh Bulleya..Dia pemanduku


Raanjhan De Yaar Bulleya, Sun Le Pukaar Bulleya
Oh sahabat Raanjha (pecinta)! Dengarkan panggilanku oh Bulleya


Tu Hi Toh Yaar Bulleya, Murshid Mera, Murshid Mera…
Kau satu-satunya sahabatku oh Bulleya. kau pemanduku


Tera Mukaam Kamle, Sarhad Ke Paar Bulleya
O bulleya ! takdirmu melampai batas


Parwardigaar Bulleya, Haafiz Tera, Murshid Mera…
TUHAN penjaminmu Oh Bulleya..Dia pemanduku


Murshid Mera… Murshid Mera… Murshid Mera… Aaa…
Dia pemanduku

LIRIK DAN TERJEMAHAN YA UMMI

Lirik dan terjemahan ya ummi (Ahmad Bukhatir) 

Posted by: Ian Khan 

بسم الله الرحمن الرحيم

**
لسوف أعود يا أمي أقبل رأسك الزاكي 
Sungguh ku akan kembali oh ibu, ku kecup kening yg suci.
أبثّك كل أشواقي وأرشف عطر يمناك
Ku akan tumpahkan seluruh rinduku, merasakan harumnya tangan kananmu 
أمرد في ثرى قدميك خدي حين ألقاك 
Kan ku usap debu di telapak kakiku dg pipiku kala bertemu denganmu 
أروي التربة في دمعي سروراً في محياك
Kan ku basahi tanah yg kering dg airmataku, bahagia karena kau masih hidup 
فكم اسهرت من ليل لأرقد ملأ أجفاني 
Betapa sering kau terjaga begadang setiap malam agar aku bisa tidur nyenyak 
وكم أظمئت من جوفٍ لترويني بتحناك
Dan betapa sering kau menahan haus, agar aku bisa minum dg puas, dg kelembutanmu 
ويوم مرضت لا أنسى دموعاً منك كالمطر 
Dan di hari sakit, tak kan pernah aku lupakan linangan air matamu yg mengalir deras seperti jujan
وعيناً منك ساهرةً تخاف علي من خطري 
Dan juga matamu yg selalu terjaga mengkhawatirkan keselamatanku
ويوم وداعنا فجراً وما أقساه من فجري 
Dan di pagi hari kita berpisah, betapa menyakitkannya pagi kala itu 
يحار القول في وصف الذي لا قيت من اجلي
Tak bisa kata-kataku mengungkapkan apa yg telah kau berikan demi aku anakmu 
وقلت مقالة لازلت مدكراً بها دهري 
Kau ucapkan kata kata yg tak kan pernah aku lupakan selama hidupku
محال أن تر صدراً أحن عليك من صدري
"mustahil kau menemukan hati yg lebih lembut dari pada hatiku
محال أن تر صدراً أحن عليك من صدري
"mustahil kau menemukan hati yg lebih lembut dari pada hatiku 
ببرك يا منى عمري إله الكون أوصاني 
Dengan berbuat baik padamu duhai anugerah hidupku, tuhan seluruh alam ini berpesan padaku 
رضاؤك سر توفيقي وحبك رمض إيماني
Ridlomu adalah rahasia petunjukku, dan cintamu adalah pembakaran imanku 
لا تهتن يا أماه 
Jangan kau ucapkan selamat tinggal duhai ibu
أنا قد أتيت إليك ودموعي تسيل
Sungguh aku akan menemuimu seraya bercucuran air mata 
لا تهتن يا أماه 
Jangan kau ucapkan selamat tinggal duhai ibu 
لا فراق بعد اليوم إلا فراق الممات
Tak kan ada perpisahan setelah hari ini kecuali perpisahan kematian 
أماه….. ** 
Ibu..... 

LIRIK DAN TERJEMAHAN AE DIL HAI MUSHKIL

TERJEMAHAN LIRIK AE DIL HAI MUSHKIL




Movie: Ae Dil Hai Mushkil
Music: Pritam
Lyrics: Amitabh Bhattacharya
Singer: Arijit Singh
Label: Sony Music 
Translator : indah permata 

Tu safar mera Hai tu hi meri manzil 
Kaulah perjalananku. Kaulah tujuanku

Tere bina guzara Ae dil hai mushkil
Untuk hidup tanpamu, wahai hati itu sulit

Tu mera Khuda Tu hi dua mein shaamil 
Kaulah Tuhanku, kau selalu ada di setiap doa-doaku

Tere bina guzara Ae dil hai mushkil 
Untuk hidup tanpamu, wahai hati itu sulit

mujhe aazmaati hai teri kami 
Ketiadaanmu mengujiku.

meri har kami ko hai tu laazmi
Kau membuat segalanya dalam hidupku menjadi lengkap

junoon hai mera, banoon main tere kaabil
Ini adalah keinginanku untuk menjadi yang terbaik untukmu

tere bina guzaara, ae dil hai mushkil
Untuk hidup tanpamu, wahai hati itu sulit

ye rooh bhi meri, ye jism bhi mera
Jiwaku ini dan tubuhku ini

utna mera nahi, jitna hua tera
Tak satupun dari mereka yang menjadi milikku, karena mereka telah menjadi milikmu

tune diya hai jo, wo dard hi sahi
Yang kau berikan walaupun sebuah penderitaan/rasasakit

tujhse mila hai to, inaam hai mera
bagiku itu adalah sebuah hadiah yang ku terima darimu

mera aasmaan DhoonDhe teri zameen
Langitku mencari bumimu
(Aku (langit) yang mencari dirimu (bumi))

meri har kami ko hai tu laazmi


Kau membuat segalanya dalam hidupku menjadi lengkap

zameen pe na sahi, to aasmaan mein aa mil
jika tidak di bumi maka kita akan bertemu di langit

tere bina guzara, ae dil hai mushkil
Untuk hidup tanpamu, wahai hati itu sulit

maana ki teri maujoodgi se ye zindagani mehroom hai
Aku menyadari bahwa kehadiranmu, kehidupan ku ini akan hilang.

jeene ka koi dooja tareeka na mere dil ko maaloom hai
Tetapi hatiku tidak tahu bagaimana caranya untuk hidup

tujhko main kitni shiddat se chaahoon
chaahe to rehna tu bekhabar
Aku begitu mencintaimu, tetapi kau tidak menyadari hal itu

mohtaaz manzil ka to nahi hai ye ek tarfa mera safar..
Ini adalah sisi perjalananku yang tidak tergantung pada pencarian sebuah tujuan

safar khoobsurat hai manzil se bhi
Perjalanan ini lebih indah daripada tujuannya

meri har kami ko hai tu laazmi..
Kau kubutuhkan untuk memenuhi segala kekuranganku

adhoora hoke bhi, hai ishq mera kaamil
Meskipun tidak lengkap, namun  cintaku untukmu sempurna

tere bina guzaara, ae dil hai mushkil
Untuk hidup tanpamu, wahai hati itu sulit

BIOGRAFI IMAM SYAFI'I


Biografi singkat (manaqib) Al-Imam as-Syafi'i.
Sang mujtahid mutlak salah satu madzhab ahlus sunnah wal jama'ah 
By: Kang Ian
Dinukil dari kitab Ianatuth thalibin juz 1 dan hamisy kitab tersebut hal: 15-16.
1.Silsilah Imam
Beliau adalah al-Imam Abu Abddillah Muhammad bin Idris bin Abbas bin Utsman bin Syafi' bin Sa'ib bin Ubaid bin Abdu Yazid bin Hasyim bin Abdul Muthalib bin Abdu Manaf. Silsilah Imam Syafi'i bertemu dg Silsilah Nabi Muhammad pada Abdu Manaf dan Hasyim pada nasab Nabi adalah paman Hasyim yang ada pada nasab Imam syafi'i.
2. Kelahiran sang Imam 
Beliau dilahirkan di Ghuzzah tahun 150 H. Lalu pada usia 2 tahun ia dibawa ke Makkah. Ia tumbuh dewasa di sana dan menghafalkan al-Qur'an pada usia 7 tahun. Dan pada usia 10 tahun berhasil menghafalkan kitab al-muwatta' (sebuah kitab hadis karya imam Malik). Beliau belajar ilmu fiqih kepada seorang mufti di Makah yaitu imam Muslim bin Khalid az-zanji, dan beliau (imam Syafi'i)diberikan izin untuk berfatwa di usia 15 tahun (suatu hal yg sulit dicapai siapapun pd usia tersebut) padahal kala itu dia adalah seorang yatim dalam himpitan ekonomi dan kekurangan. Ia selalu belajar kepada ulama yg ia temui dan menulis di tulang berulang sbg alas untuk menulis apa yg menurutnya bermanfaat kemudian ia melanjutkan rihlah ilmiahnya kepada Imam Malik di Madinah dan ia belajar padanya beberapa tahun. Setelah itu ia menetap di Baghdad (Irak) pada tahun 195 H. Ia bermukim di sana selama 2 tahun. Banyak sekali ulama Di Baghdad bertemu beliau untuk menimba ilmu padanya, dan banyak pula yang menjadikan madzhab beliau sebagai rujukan dari madzhab yg selama ini mereka anut. Dan di Baghdad juga, beliau menyusun kitab karangannya yg lama (yang isinya dikenal dg Qoul Qodim/pendapat lama). Lalu ia kembali ke Makkah (untuk melakukan istiqra'/penelitian ilmiahnya) dan bermukim disana beberapa tahun, lalu beliau kembali lagi ke Baghdad tahun 198 H. dan bermukim lagi di sana. Setelah itu barulah ia melangkahkan kaki menuju Mesir yg terkenal sbg kota peradaban ilmu pengetahuan. Ia selalu menyebarluaskan ilmu. Dan tak henti-hentinya mengabdikan diri bagi ilmu pengetahuan di Universitas al-Azhar.
3. Wafatnya sang Imam 
Beliau berpulang ke rahmatullah pada hari jumat akhir bulan rajab tahun 204 H. Dan dimakamkan di Qarafah, Mesir setelah ashar 
4. Keistimewaan sang Imam 
Ilmu beliau menyebar keseluruh penjuru bumi laksana hujan yg membasahi permukaanya. Pada pundak beliaulah hadis-hadis masyhur diembankan, seorang alim bangsa Quraisy yang tiada tandingannya. Imam Ahmad berkata:" inilah sang alim, Imam syafi'i. Ia membagi malam-malamnya menjadi tiga. Sepertiga untuk ia persembahkan pada ilmu, sepertiganya lagi ia gunakan untuk shalat malam, dan sepertiganya ia gunakan untuk istirahat. Ia mengkhatamkan al-Qur'an sekali setiap hari. Dan di bulan ramadhan ia mengkhatamkannya sebanyak 60 kali. Semua itu ia khatamkan ketika mengerjakan shalat." beliau berkata: " aku tak pernah merasakan kenyang sejak 15 tahun ini. Karena itu bisa menaikan berat badan, mengeraskan hati, mengurangi kecerdasan, menyebabkan kantuk dan menyebabkan malas beribadah". Beliau berkata: "tak pernah sekalipun aku bersumpah dalam hidupku, bukan sebagai orang yg berdusta, bukan pula orang yg jujur". Pernah suatu saat beliau ditanya tentang satu masalah, ia hanya diam. Lalu dikatakan padanya, mengapa engkau tak menjawab?, beliau berkata ; " aku tidak akan menjawab hingga aku mengetahui mana yg lebih baik antara diam dan jawabanku. Tak terhitung jumlah pendapat yg dinukil dari beliau baik berupa nadhom (syair) maupun natsar (karangan bebas). Keutamaan-keutamaan dan kisah tentang beliau tak terbilang banyaknya, hingga diantara ulama mengarang kitab khusus untuk menceritakan biografi beliau.
Demikian sedikit biografi beliau yg dapat penulis sampaikan. Semoga dg menulis kisah sang Imam penulis khususnya, dan para pembaca umumnya mendapat naungan rahmat Allah. Dan mendapat sesirat ilmu dari keluasan ilmu beliau. Semoga bermanfaat. Amiin.

Kisah inspiratif dan penuh hikmah ulama nusantara

ISTRI DADAKAN KH. Ali Yahya Lasem terkenal tampan, berbadan tegap dan atletis. Bila sarung, sorban, dan kopiahnya dibuka beliau mirip...